ANIMASI KNPB MAKASSAR OLEH ANTONIUS S.BOMAIBO

<< KNPB MAKASSAR >> << KNPB MAKASSAR >>

SOLIDARITAS: Rakyat Kabupaten Dogiyai Berdemonstrasi Untuk Menolak Provinsi Papua tengah, Kodim, dan Kapolres.

Posted by MAJALAH LAWAN MALAS.COM on Sabtu, 30 April 2022

Ilustrasi Saat Menyampaikan Orasi


Majalah Lawanmalas.com Delapan belas organisasi di kabupaten melakukan Aksi damai di kabupaten Dogiyai Aksi tersebut titik kumpul di lapangan sepak bola di ekemanida. Lalu Doa pembukaan dipimpin oleh Pendeta Yehezkiel Goo dari depan kantor dewan perwakilan rakyat daerah DPRD Kabupaten Dogiyai, Jumat 29 April 2022.

Dalam orasi ilmiah oleh dewat adat Kabupaten Dogiyai Gemanus Goo mengatakan bahwa kami datang bukan satu organisasi yang datang tapi kami datang 18 organisasi untuk mau menyampaikan aspirasi penolakan Otonomi khusus, Kehadiran Polres, Dandim, pemekaran provinsi Papua tengah dan lain sebagainya. tapi kami bangsa Papua hanya minta Pemekaran NEGARA west Papua. 

"Lanjut Goo bahwa kami minta Negara ini bukan baru namun kami minta hanya pengakuan karena kemerdekaan bangsa west Papua dari dulu 1961.

Lalu dilanjut lagi oleh Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Dogiyai Obet Magai S.Th nyatakan sebenarnya kami sebagai umat beragama perlu untuk mentaati hukum adat, agama dan pemerintah khususnya kuhum dan Hak Asasi Manusia HAM, Ujar Magai.

Selanjutnya dilanjutkan orasi ilmiah oleh Komite Nasional pemuda Indonesia KNPI Kabupaten Dogiyai mengatakan UU No 23 mengatakan bahwa jika kami Menolak provinsi Papua tengah berarti Pemekaran desa distrik dan lain sebagainya itu juga harus kami menolak karena itu satu paket.

Lalu dilanjutkan dengan saugas Goo selaku ketua umum Komite Nasional Papua Barat KNPB wilayah Dogiyai mengatakan bahwa kedatangan Kapolres dan Kodim itu siapa yang akan diterima. Karena tanah yang ada di kabupaten Dogiyai adalah tanah adat. 

"Jika kedatangan Polres, Kodim dan pemekaran provinsi Papua tengah diterima oleh pemerintah kabupaten Dogiyai berarti kabupaten Dogiyai silakan kembali ke induknya, Tegasnya.

Diteruskan lagi oleh Ibu Maria Goo sebagai salah satu dari seribu mama Papua mengatakan bahwa Saya sebagai seorang perempuan saya sakit karena anak-anak saya yang jadi elite politik klonial demi kembali merobek rahim saya. Sebenarnya saya tidak perlu sampaikan ke saya karena anak saya jd pejabat jd apakah sebelum tanggal 09 aspirasi kami bisa mencapai di meja DPR-RI pusat….?

"Jika aspirasi itu tidak tercapai berarti kami mama Papua pun siap mendukung program KNPB yang atur dalam agenda yaitu Mogok Sipil Nasional MSN itu solusi kami, Ujarnya.

Selanjutnya, Lukas Yobe selaku wakil ketua dewan New Guinea raad mengatakan bahwa pemerintah kabupaten Dogiyai jangan terjadi seperti di Deiyai macam kabupaten Deiyai kantor BKD di kasih ke pihak kepolisian semacam itu. Jika itu terjadi di wilayah Dogiyai berarti polsek dan Koramil pun cari tempat karena bangunan yang dibangun oleh polisi dan Koramil pun itu tanah hak Ulayat., Tegas oleh NGR.

Dari intelektual Nason Pigai mengatakan lagi bahwa saya menyambung lidah bahwa pemerintah seharusnya memegan prinsip sesuai dengan apa yang disampaikan aspirasi dari rakyat di kabupaten Dogiyai saat. Karena itu tak pegang apa yang disampaikan ini berarti kedepannya sangat berbahaya bagi rakyat Papua khususnya di kabupaten Dogiyai kedepannya. 

"Maka saya sebagai salah satu intelektual dari Kabupaten Dogiyai menghimbau, eksekutif dan legislatif harus jadi pegangan prinsip yang disampaikan diatas itu sangat signifikan.  

Lalu terakhirnya dilanjutkan lagi oleh penanggung jawab Benny Goo menyatakan aksi kali sasaran pada pemerintah pusat karena tuntutan kami ada empat poin yait: 1. Cabut Otonomi khusus, 2. Tolak Polres di kabupaten Dogiyai. 3. Tolak Kodim di kabupaten Dogiyai. Tolak Pemekaran Provinsi Papua tengah.

"Jika beberapa poin diatas itu tidak jadi berarti nama kabupaten Dogiyai saja kami siap dipindahkan ke kabupaten induknya atau kami siap Mogok Sipil Nasional MSN sebagai solusi demokratis, Pungkasnya.


Oleh : Bomaibo





Blog, Updated at: April 30, 2022

0 komentar:

Posting Komentar