ANIMASI KNPB MAKASSAR OLEH ANTONIUS S.BOMAIBO

<< KNPB MAKASSAR >> << KNPB MAKASSAR >>

MAHASISWA IPMADO DOGIYAI ADALAH ASET KABUPATEN DOGIYAI

Posted by MAJALAH LAWAN MALAS.COM on Minggu, 20 Desember 2020

 


Ilustrasi Pertemuan 
IPMADO Dogiyai Kota Studi Makassar 

Oleh :“Antonius Boma”

MAKASSAR LAWAN MALAS.COM - Ikatan Pelajar Dan Mahasiswa IPMADO Dogiyiai Kota Studi Makassar berkumpul kembali untuk membahas beberapa persoalan yang sedang alami sejak tahun 2019 sampai saat masih berlanjut,Makassar.

Pertemuan singkat tersebut kami berlangsung di sekretariat IPMADO Dogiyai Kota Studi Makassar jln. Skarda N 4, Senin 21/12/2020

Pembahasan dalam pertemuan tersebut kami membahas tentang dana covid 19, Akhir Studi dan uang pemondokan untuk IPMADO Dogiyai kota studi makasssar pada umumnya seluruh indonesia. 

Dalam pertemuan tersebut selaku Dewan Pembina Organisasi (DPO) Apedius M. Magai mengatakan bahwa saya sebagai pembina organda IPMADO makassar sangat kecewa dengan sikap Pemerintah Kabupaten Dogiyai. 

“Karena tahun 2018/2019 selama masanya saya kebawa mereka tak lakukan begitu. Disini saya curigai bahwa pemerintah kabupaten Dogiyai dalam hal ini eksekutif ada pemangkasan uang pada tahun ini kah apa. Katanya.

Kecurigaannya dimana..? karena Pemerintah Kabupaten Dogiyai untuk merealisasikan dana kepada pelajar dan mahasiswa sangat lama dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Oleh karena Pemerintah Kabupaten Dogiyai jangan bertele-tele seperti orang yang baru jalankan pembagian uangnya. Uang bagi Pelajar dan Mahasiswa cepat dibagikan, baik dana civid 19, akhir studi dan uang pemondokan. 

“Karena ratusan Pelajar Mahasiswa IPMADO yang sudah masuk pada Kuliah Kerja Nyata (KKN), Kuliah Kerja Peraktek (KKP), Penelitian, penyusungan proposal dan skripsi, Tegas Apedius Magai dalam pertemuannya.

Tambahan oleh selaku badan Pengurus IPMAO Dogiyai Kota studi makassar Antonius Boma bahwa kecurigaan oleh Dewan Pembina Organisasi IPMADO Dogiyai Apedius M. Magai  itu sangat benar atau pantas dicurigakan. Karena kemarin saya inbox lewat via mengseger kepada Kepala Dinas Kab. Dogiyai pernah dibenarkan dalam hal itu. 

“Kata kepala dinas Kabupaten Dogiyai Yudas Tebai, S.IP mengatakan bahwa “Adik kali untuk APBD Kabupaten Dogiyai dipangkas oleh eksekutif kabupaten Dogiyai. Tadi DPO dicurigainya disitu bahwa eksekutif Kabupaten Dogiyai dalam hal Bupati Kabupaten Dogiyai memangkas dana kurang lebih 4% untuk melunasi utang politik Dogiyai pada pesta demokrasi kabupaten Nabire pada 2020 ini, Katanya.

Ditambahkan lagi oleh salah satu senior IPMADO Dogiyai Kota Studi Makassar Yakubus Tagi bahwa kami kebanyakan Mahasiswa IPMADO Dogiyai termasuk saya ini kan, sangat kecewa apa bilah kami melihat latar belakang orang tua kami. 

“Boleh saja pmererintah memainkan Mahasiswa jikalau kami punya orang tua semua guru atau pegawai. Tapi kami datang dari rakyat lalu Pemerintah Kabupaten Dogiyai melakukan hal itu sangat tidak benar sekali. Tegasnya.

Untuk itu, kami dari  Pelajar dan Mahasiswa IPMADO Dogiyai Kota studi Makassar mengatakan dengan tegas bahwa Pelajar Mahasiswa yang belasar dari kabupaten Dogiyai jangan  jadikan budak dari pemdah Dogiyai atau jangan main sistim kekeluargaan “nepotismme” dalam hal itu. Kami itu mahasiswa bukan mahasisa. Jadi kalau bisa memegan pada argument itu sangat penting jika anda punya itu memang benar. 

Dalam kota studi mana yang kirim data sesuai permintaan Pemerintah Kabupaten Dogiyai berarti mereka adalah bukan Mahasiswa IPMADO Dogiyai tapi mereka adalah budak oleh Pemkab. Dogiyai yang ditipkan dikota studi. 

Apa lagi mengirim data secara individual tanpa mengetahui pengurus IPMADO Dogiyia setempat. Mahasiswa siapa dia yang kirim data secara inddividu kepada Pemerintah Kabupaten dogiyai berarti dia berusaha untuk membunuh pengurus setempat secara tak sadar.

Maka Pelajar Mahasiswa IPMADO Dogiyai seluruh indonesia satukan barisan untuk melawan sistem Pemerintah Kabupaten Dogiyai yang baru-baru terapkan ini.

“Sistem Pemerintah Kabupaten Dogiyai yang lama adalah sedikit membangun namun yang baru ini adalah penindasan terhadap Pelajar dan Mahasiswa IPMADO Dogiyai seluruh indonesia. Pungkasnya. 


Blog, Updated at: Desember 20, 2020

0 komentar:

Posting Komentar