ANIMASI KNPB MAKASSAR OLEH ANTONIUS S.BOMAIBO

<< KNPB MAKASSAR >> << KNPB MAKASSAR >>

Hamba Tuhan Saja Dibunuh Berarti Bagaimana Dengan Kami Rakyat Kecil

Posted by MAJALAH LAWAN MALAS.COM on Sabtu, 12 Desember 2020

Ilustrasi Peluruh Penembakan

Oleh : Antonius Boma

MAKASSAR LAWAN MALAS.COM Setiap genosida yang biasa terjadi diatas tanah papua sangat disayangkan oleh pra paham demokrasi dalam nusantara ini sepertinya tindakan TNI/POLRI  tak manusiawi terhadap rakyat sipil tanpa dibedahkan pangkat, golongan, jabatan dan lain sebagainya.

Salah satu dari antara semuanya ini adalah tanggal 20/09/2020 adalah seorang Hamba Tuhan Pdt. Yeremia Sanambani, S.Th selaku ketua kelasis Gereja Kema Injil Kab. Intan Jaya, ditembak oleh Tentara Nasionsl Indonesia.

Dia, Sanambani, itu sebenarnya bukan orang yang biasa –biasa tapi dia adalah satu toko bagi bangsa papua barat khususnya rakyat intan Jaya karena dia adalah penerjema alkitab ke bahasa moni intan.

Terus pada tanggal 07 Oktober 2020 rakyat Intan Jaya dengar bunyi Tembakan lalu krocek begini, mereka tembak adalah seorang Hamba Tuhan Katholik (Katakis) muda.

pelaku penembakan Agustinius Duwitau umur 23 tahun adalah anggota Tentara Nasional Indonesia TNI non organik dari satuan Yonif Raider 400/Brawijaya dari bandara Biogai Sugapa Intan Jaya papua, Sumber suara papua.com

Agustinus Duwitau juga seorang Hamba Tuhan alias Katagis/Pewarta muda di Gereja Katolik stase Emondi, Paroki Bilogai Keuskupan Timika.

Kedua hambah Tuhan yang ditembak mati oleh Tentara Nasional Indonesia yang Negara jadikan hal biasa. Pada tembakan hamba Tuhan, Kena di dasar Negara yaitu lima yang paling pertama yaitu [1. Ketuhanan Yang Maha Esa].

Untuk itu dari keluarga korban yaitu bangsa papua barat mengatakan bahwa (sementara) dasar negara kami dan UUD sangat diperkosai oleh penegak hukum.

“Jadi kalau bisa setiap individu yang ingin menjadi anggota, utamakan orang yang selesai strata S1 dan bensr-benar memahami dasar negara dan UUD-nya Negara Kesartuan Republik Indonesia,

Karena atas dasar tindakan militer indonesia yang tak punya jiwa kemanusian menajdi rasa malu terhadap kawan-kawan yang sudah sadar tentang kemanusia dalam kemanusiaan di nusantara ini, Pungkasnya. 

 

Blog, Updated at: Desember 12, 2020

0 komentar:

Posting Komentar